Thursday, August 19, 2010

JARI Borneo Barat adakan FGD bersama pemerintah Kubu Raya

JARI Borneo Barat mengadakan FGD (Focus Group Discussion) pada hari kamis tanggal 19 Agustus 2010 di Hotel Dangau Randayan Kubu Raya. yang dimulai pukul 09.30 WIB sampai pukul 13.30 WIB. FGD (Focus Group Discussion)yang bertemakan Asseesment Implementasi Standar Pelayannan MInimal (SPM) dalam upaya pencapaian MDGs di Kabupaten Kubu Raya ini dibuka oleh Bupati Kabupaten Kubu Raya, Muda Mahendrawan dan dihadiri oleh pihak pemerintahan Kabupaten Kubu Raya dan beberapa NGO.

Dalam kata sambutannya, Bupati Kabupaten Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengucapkan terimakasih kepada JARI Borneo Barat yang telah mengadakan FGD (Focus Group Discussion) tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM)  dan membrukan apresiasi yang baik terhadap acara diskusi yang dilaksanakan.

"Terimakasih kepada Jari yang telah mengadakan acara diskusi ini, dan rekan-rekan sekalian yang hadir baik dari kalangan pemerintahan Kubu Raya maupun kalanagan NGO yang telah hadir dalam diskusi ini. tentu saya menyambut dengan apresiasi yang baik atas adanya FGD ini dengan harapan menjadi masukan bagi kami dan sekaligus kita sharing (bertukar informasi) dalam proses penyusunan capaian SPM. Dari SPM yang sudah ada, kesemua itu baru sedang dalam proses merangkum dari perubahan yang segera diselesaikan oleh seluruh sektor karena penyesuaian dengan SKPD-SKPD dari perubahan yang ada,"ujarnya.

Menurut Indra (26), selaku Manejer Program MDGs JARI Borneo Barat , acara FGD ini dilakukan untuk mengetahui sejajuh mana implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sudah dilaksanakan oleh pememrintah daerah Kubu raya dan juga FGD ini merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya mendorong pencapaian MDGs di Kabupaten Kubu Raya.

"Ini berawal dan beranjak dari sebuah program yang sedang JARI Borneo Barat tangani dalam 2,5 tahun ke depan dan JARI memilih Kubu Raya sebagai wilayah yang harus didorong pencapaian MDGs nya. Dan bagaimana  kita berkolerasi dengan perintah daerah dalam upaya pencapai MDGs di Kabupaten Kubu Raya,"ujarnya.

Dalam acara FGD tersebut, para peserta di ajak untuk sama-sama berbagi informasi dan saling melengkapi baik dari kalangan pemerintah maupun NGO untuk mendapatkan suatu rumusan pengetahuan dalam upaya penyusunan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kabupaten Kubu Raya. Fasilitator memberikan beberapa pertanyaan kunci mengenai pemahaman dan tanggapan peserta terhadap Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ada di Kabupaten Kubu Raya dalam upaya mengetahuai sejauh mana implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sudah dilaksanakan di Kabupaten Kubu Raya.(Sani.JARI)

Labels: ,