Thursday, November 4, 2010

JARI Goes To Campus


Kondisi negara dan masyarakat Indonesia khususnya Kalimantan Barat sekarang ini sedang mengalami keterpurukan. Di mana angka kemiskinan masih tinggi, harga kesehatan masih mahal bagi masyrakat miskin, angka pengangguran masih tinggi, dan tingkat pendidikan masih rendah jika dibandikan dengan daerah lain. Hal ini dikarenakan kebijakan pemerintah yang masih sangat kurang berpihak akan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. 
Kurangnya keberpihakan negara/pemerintah bisa dilihat dari berapa persentasi yang sebenarnya untuk program dan anggaran yang anggarkan melalui dukumen yang ditetapkan oleh pemerintah. Anggaran merupakan pernyataan mengenai estimasi kinerja pemerintah yang hendak dicapai selama periode waktu tertentu yang dinyatakan dalam ukuran finanasial (rupiah). Penyusunan anggaran negara adalah suatu proses politik, penganggaran merupakan proses atau metode untuk mempersiapkan suatu anggaran dengan tahap yang sangat rumit dan mengandung nuansa politik yang sangat kental karena memerlukan pembahasan dan pengesahan dari wakil rakyat di parlemen yang terdiri dari berbagai utusan partai politik. Anggaran negara merupakan instrumen akuntabilitas atas pengelolaan dana publik dan pelaksanaan progam-program yang dibiayai dengan uang publik. Proses penganggaran dimulai ketika perencanaan strategik dan perumusan strategi telah diselesaikan. Jadi anggaran negara merupakan artikulasi dari perumusan strategi dan perencanaan strategik yang telah dibuat.

Pemuda atau mahasiswa merupakan agen perubahan (agen of change) bagi negara dan masyarakat. Di mana pemuda di jadikan sebagai penyambung suara-suara atau aspirasi masyarakat terhadap segala bentuk kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Pemuda/ mahasiswa memiliki semangat, tenaga serta pemikiran yang masih tinggi, sehingga suara atau aspirasinya memiliki kekuatan besar untuk bisa merubah dan mendorong perubahan negara dan masyarakat menjadi lebih baik.

JARI Borneo Barat menilai dalam hal ini sangat perlu dilakukannya suatu kegiatan-kegiatan untuk menyamakan persepsi menilai segala kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah melalui pengkajian dan analisa dalam bentuk diskusi dan pendidikan tentang anggaran terhadap pemuda/mahasiswa agar supaya pemuda/mahasisawa lebih memahami sejauh mana keberpihakan pemerintah/negara terhadap masyarakat terkait anggaran yang dikeluarkan setiap tahunnya.

Oleh karena itu, JARI Borneo Barat bermaksud mengadakan diskusi khusus dan pendidikan anggaran terhadap pemuda/mahasiswa dengan melibatkan kampus-kampus yang ada di Kalimantan Barat. Kegiatan diskusi khusus dan pendidikan anggaran kepada pemuda/mahasiswa dilakukan di kampus-kampus secara bergantian dengan melibatkan BEM-BEM yang ada dikampus baik BEM Universitas maupun BEM Fakultas untuk bisa mengatur waktu dan peserta yang ada di kampus masing-masing. 

Untuk melaksanakan program tersebut, JARI Borneo Barat mengadakan Diskusi dan pemaparan rencana program kepada BEM dan DPM yang dilakukan pada hari sabtu tanggal 6 Nopember 2010 di Kantor JARI Borneo Barat.

Adapun kampus-kampus yang menjadi sasaran adalah:
·         BEM dan DPM Universitas Tanjungpura
·         BEM dan DPM Fakultas di Universitas Tanjungpura
·         BEM dan DPM Widya Darma
·         BEM dan DPM STAIN Pontianak
·         BEM dan DPM STKIP PGRI Pontianak
·         BEM dan DPM POLNEP
·         BEM dan DPM Universitas Muhamadiyah Pontianak
·         BEM dan DPM Universitas Panca Bakti
·         BEM dan DPM Fakultas di Universitas Panca Bakti
·         BEM dan DPM STMIK Pontinak
·         BEM dan DPM Akademi Bahasa Asing (ABA)


Labels: