Monday, October 17, 2011

Diskusi Komunitas JARI Borneo Barat di Desa Ambawang Kuala


 Pada hari minggu tanggal 16 oktober 2011, JARI Borneo Barat melakukan diskusi komunitas dengan masyarakat Desa Ambawang Kuala Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Diskusi dimulai pada pukul 14.30 WIB bertempat di salah satu Surau di Dusun III Desa Ambawang Kuala. Pada kegiatan diskusi tersebut dihadiri oleh Plt Jari Borneo Barat beserta staf-stafnya dan tokoh-tokoh masyarakat seperti Kepala Dusun, seluruh Ketua RT dan tokoh Agama serta masyarakat Desa Ambawang Kuala.


Tujuan diadakannya diskusi komunitas tersebut adalah dalam rangka bersilaturahmi dan belajar bersama dengan masyarakat untuk menggali informasi permasalahan dan perkembangan pembangunan di Desa Ambawang Kuala. Selain itu juga diskusi tersebut bertujuan untuk menguatkan komunitas-komunitas dampingan JARI Borneo Barat yang sudah terbangun di Desa Ambawang Kuala. 

Dalam kegiatan diskusi yang berjalan sekitar dua jam tersebut, banyak informasi dan masukan yang dieksplorasi oleh masyarakat terkait permasalahan yang terjadi di Desa Ambawang Kuala. Kurangnya sosialisasi tentang kesehatan menjadi keluhan masyarakat. Sehingga banyak masyarakat tidak paham tentang bagaimana pentingnya menjaga kesehatan, bagaimana agar supaya mendapatkan pelayanan kesehatan, persyaratan-persyaratan apa saja yang harus disiapkan oleh masyarakat ketika akan berobat dan juga bagaimana mencegah wabah cikungnya yang terjadi di Desa Jawa Tengah. Oleh karena itu, masyarakat Ambawang Kuala merasa sangat penting adanya sosialisasi dari Dinas Kesehatan pada umumnya dan Pihak Puskesmas Sungai Ambawang khususnya.

Di bidang pendidikan, yang menjadi perhatian dan keprihatinan masyarakat adalah adanya sebuah sekolah yang sebagian bangunan ruang kelasnya sudah roboh beberapa tahun yang lalu. Namun sampai sekarang sekolah tersebut belum mendapat bantuan pembangunan berupa ruang kelas. Sedangakan bantuan yang ada berupa pembangunan perpustakaan. Masyarakat menilai bahwa pembangunan perpustakaan tersebut tidak tepat sasaran, dimana sekolah tersebut lebih membutuhkan ruang kelas di banding perpustakaan.
  
Masyarakat Desa Ambawang Kuala sangat berharap pemerintah daerah memberi perhatian dalam hal ini agar supaya masyarakat bisa mengetahui dan paham tentang pentingnya kesehatan. Sehingga kasus-kasus seperti kematian bayi/balita, kematian ibu hamil dan melahirkan, gizi buruk dan penyakit lainnya tidak terjadi di Desa Ambawang Kuala.   
.

Labels: ,