Tuesday, December 18, 2012

JARI Indonesia Orwil Borneo Barat Mendorong Penghemat APBD Kubu Raya


Bupati Ini Hemat APBD Rp 30 Miliar per Tahun
TEMPO.CO , Jakarta-  Selama empat tahun terakhir, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan berhasil mereformasi alokasi anggaran dan pelayanan pemerintah. Seperti menolak pembangunan rumah dinas, pengadaan mobil dinas bagi bupati dan wakil bupati, serta mencoret alokasi Rp 21 miliar untuk pembangunan kantor bupati. (Baca: Bupati Kubu Raya Coret Dana Rumah Dinas)

Muda juga menghemat belanja pegawai. Seperti menyeleksi ketat pembentukan tim satuan kerja perangkat daerah, yang dianggapnya sebagai satu sumber pemborosan. Dan untuk menjaga pengiritan itu, Muda dibantu lembaga swadaya masyarakat pengawasan pembangunan dan anggaran, JARI Indonesia wilayah Borneo Barat. Hasilnya, Muda menghemat anggaran rutin pemerintah daerah sebesar Rp 30 miliar per tahun. 
Penghematan itu membuat komposisi belanja rutin dan belanja publik pada anggaran daerah 2010 yang awalnya 58 persen berbanding 42 persen menjadi 48 persen berbanding 52 persen. Tahun berikutnya, anggaran untuk pegawai dan kedinasan turun lagi jadi 46 persen. 

“Anggaran mobil dinas bupati dan wakil bupati yang masing-masing Rp 1 miliar dialihkan ke program pengadaan 60 sepeda motor untuk bidan desa,” tulis Majalah Tempo Edisi Khusus Kepala Daerah Pilihan 2012.Sedangkan anggaran rumah dinas beralih ke pengadaan seragam sekolah, yang tiga tahun terakhir mencapai Rp 14,2 miliar untuk lebih dari 70 ribu siswa kurang mampu. 

Gebrakan anggaran Muda tak hanya itu saja. Ia juga menolak pembangunan rumah sakit umum daerah senilai Rp 60 miliar. Alasanya, pembangunan itu tak tepat sasaran dan membebani anggaran. Warga Kubu Raya, menurut dia, bisa memanfaatkan RSUD dr Sudarso, Pontianak, yang jaraknya tak terlalu jauh. 

“Daripada membangun rumah sakit baru, lebih baik meningkatkan fasilitas layanan kesehatan di pelosok,” kata Muda. Sebab dari daerah pelosok diperlukan waktu berjam-jam untuk menembus jarak 15 kilometer menuju pusat kota di Kecamatan Sungai Raya yang terpisah sungai. 

Program Muda kini mulai menuai hasil. Fasilitas kesehatan di Kubu Raya tahun lalu berjumlah 937 unit, naik tajam dari 674 unit pada 2009. Sembilan pusat kesehatan masyarakat kecamatan di Kubu Raya telah naik level dari layanan rawat jalan menjadi layanan rawat inap setara dengan rumah sakit tipe D. “Bukan membela Pak Bupati, tapi program-program ini sudah lama kami tunggu,” kata Kepala Puskesmas Kakap, Kamariyah.

sumber : http://id.berita.yahoo.com/bupati-ini-hemat-apbd-rp-30-miliar-per-235902811.html
http://www.tempo.co/read/news/2012/12/12/058447566/Bupati-Ini-Hemat-APBD-Rp-30-Miliar-per-Tahun