Thursday, February 14, 2013

Lanjutan Peningkatan Capacity Building JARI Indonesia Borneo Barat


Lanjutan dari rangkaian kegiatan peningkatan Capacity Building Kelembagaan JARI Indonesia Borneo Barat setelah pengkajian kapasitas kelembagaan dengan menggunakan OCPAT adalah perencanaan Starategis (Startegic Planning). Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari yaitu tanggal 28-31 Januari 2013 di Hotel Orchadz Perdana Pontianak. Kegiatan perencanaan Stategis JARI Indonesia Borneo Barat difasilitasi oleh Bapak Chalid Muhammad dan Mas Ipul perwakilan dari YAPPIKA. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang peserta yang terdiri dari MATA JARI Indonesia, Seknas JARI Indonesia, Badan pelaksana JARI Indonesia Borneo Barat (Sekwil dan Staf-stafnya), anggota JARI Borneo Barat, Komunitas serta melibatkan beberapa stake holder  dari pemerintah Daerah dan Lembaga mitra.

Pemaknaan umum tentang Perencanaan Strategis adalah, sebuah proses yang sistematis untuk tercapainya kesepakatan di dalam organisasi dan membangun komitmen diantara stakaholder dalam menentukan prioritas utama organisasi sesuai dengan misinya. Bisa juga perencanaan strategis adalah sebuah alat (tool) manajemen yang digunakan untuk mempertajam fokus kerja organisasi, sehingga seluruh sumberdaya dapat digunakan secara optimal dan dikontribusikan untuk tercapainya misi organisasi.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini ada dua, pertama  menyusun visi, misi dan tujuan yang hendak dicapai JARI Borneo Barat 5 (lima) tahun kedepan sesuai perkembangan situasi yang ada. Dan yang kedua adalah menuyusun rencana strategis JARI Indonesia Borneo Barat untuk periode 2013 – 2018 yang berbasis pada kondisi obyektif, sesuai skala prioritas dan memilik tolok ukur penilaian atas hasil-hasil yang dicapai sebagai rujukan utama bagi pimpinan dan staf JARI Indonesia Borneo Barat.

Kegiatan ini membahas empat poin penting, yaitu pertama masalah visi, misi, nilai dan mandate organisasi. Kedua masalah analisis eksternal. Ketiga adalah analisis kondisi internal dan yang ke empat adalah masalah/isu strategis.

Isu strategis yang dihasilkan dengan melihat realita dan trend untuk lima tahun ke depan adalah pertama Terujudnya tatakelola pemerintahaan yang baik dan bersih serta tanggap terhadap hak-hak dasar masyarakat. Kedua, Masyarakat aktif melakukan pegawasan pembangunan dan membangun jaringan pengawasan berbasis komunitas dan yang ketiga, JARI Indonesia Borneo Barat menjadi organisasi terdepan dalam membangun gerakan pengawasan pembangunan berbasis komunitas

Dari hasil ke empat poin tersebut dan untuk mencapai isu strategis yang telah dihasilkan, kemudian di rumuskan dalam sebuah kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan JARI Indoensia Borneo Barat selama lima tahun ke depan dalam menjalankan kerja-kerja advokasi dalam upaya mendorong terselenggarannya pemerintahan yang baik dan bersih demi terwujudnya hak-hak dasar masyarakat selaku warga Negara.

Labels: